Senin, 20 Desember 2010

im sorry, friend


Banyak orang yang sering datang menghampiriku, maupun menyapaku lewat media elektronik untuk bercerita. Ato curhat lebih tepatnya. Aku memang cerewet. Tapi saat seseorang mengeluarkan keluh kesahnya padaku, aku selalu dengan setia mendengarkannya. Dan kemudian aku akan mempelajarinya, sebelum memutuskan untuk berkomentar atau hanya sekedar mengelus punggungnya untuk membuatnya tenang. Ntah mengapa, aku sering melihat sinyal jika seorang teman sedang menaruh hati pada teman yang lain. Terkadang hanya menebak. Dan ntah mengapa sering benar. Hal itu sering membuat para sahabat,  terutama lelaki, sering berkonsultasi denganku. Sebenarnya, aku belum tentu dapat membantu mereka. Setelah mereka menceritakan respon dari perempuan yang sedang mereka incar, aku sedikit demi sedikit tahu apa yang dirasakan atau dipikirkan oleh perempuan tersebut. Aku perempuan. Terkadang aku mengerti apa yang membuat mereka mengeluarkan sinyal2 seperti itu. Alhamdulillah, banyak yang berhasil mendapatkan hati perempuan yang mereka incar.

Lain lagi ceritanya jika yang bercerita kepadaku adalah perempuan. Apalagi jika bercerita tentang perselingkuhan. Jika seorang sahabat mendatangiku dan bercerita tentang pacarnya yang berselingkuh atau khawatir pacarnya selingkuh. Aku hanya bisa diam. Aku tak tahu harus menjawab apa. Apalagi jika mereka bertanya ‘gimana sih caranya buat jagain cowo kita biar ga selingkuh?’. Trust me, aku sama sekali tak tahu jawabannya. Sudah 3 kali lelaki yang berusaha kujaga, akhirnya memilih untuk menduakan aku. Mungkin hanya kalimat ini yang bisa aku katakan, ‘percaya saja padanya, dan berdoalah kepada Tuhan semoga dia ditunjukkan bahwa emang kita lah yang selalu setia di samping dia. Dan jika pada akhirnya dia tak bisa memanfaatkan kepercayaan kita dengan baik, anggaplah bahwa Tuhan sedang memberitahu kita bahwa dia bukanlah orang yang tepat untuk kita.’. 

Sok bijak? Bukan. Jangan kau pikir tak sakit mengatakan seperti itu. Karena memang hanya itu yang sekarang bisa aku tanamkan pada diriku sendiri. Hanya itu yang dapat aku lakukan pada hubunganku yang sekarang. Aku menaruh semua kepercayaanku padanya, dan hanya bisa berharap dia dapat menghargai dan memanfaatkannya dengan baik. Bukan berarti aku tak cemas, aku cemas. Cemas jika harus kehilangan dengan cara seperti itu lagi. Tapi sekarang, apa lagi yang bisa kita lakukan jika memang kita sudah memberikan yang terbaik tapi dia tak mampu menghargainya?. Berikan saja dia kepercayaanmu, dan biarkan dia menampakkan sendiri, seperti apakah dia. Aku tahu sakitnya jika kita mempercayai seseorang yang pada akhirnya menyakiti kita. Tetapi apa lagi yang bisa kita lakukan? Terkadang aku iri melihat pasangan yang terpisah jarak, tetapi bisa saling menghargai kepercayaan. Ada seorang lelaki yang aku kenal disini. Dia mempunyai perempuan yang tak selalu berada di sampingnya. Tapi dia tahu benar memanfaatkan kepercayaan perempuannya itu. Sejauh yang aku tahu, dia bakan tak pernah tertarik untuk melirik kepada wanita2 lain yang sedang ribut dibicarakan kecantikannya oleh teman2nya. Ah, sungguh beruntung perempuan itu. Jika kau tanyakan pada perempuan itu apa rahasianya, menurutku dia hanya memberikan lelakinya itu kepercayaan. Berdoa sajalah semoga kepercayaan yang kita berikan dapat dimanfaatkan seperti itu.


Sobat, sejujurnya aku tak tau lagi harus mengatakan apa. Aku tak tahu bagaimana cara menghiburmu. Aku tahu kecemasan yang kau rasakan sekarang. Aku tahu rasanya khawatir kehilangan orang yang kau sayangi lagi.  Tenanglah. Jika dia memang yang terbaik untukmu, dia tak akan pernah menyakitimu dengan cara seperti itu. Beri dia kepercayaanmu, dan tetaplah lakukan yang terbaik yang kamu bisa. Maaf jika tak memberikan solusi. Aku benar2 tak tahu harus mengatakan apa. Tapi jika kau butuh bercerita lagi,datanglah, aku akan selalu disini untukmu sobat. Dan jika sesuatu terjadi, aku bersedia menemanimu :)


3 komentar:

Jurnal Manajemen mengatakan...

hai mampir ke blog yak

color contacts for brown eyes mengatakan...

basically have to point out you come up with several fantastic points and definitely will write-up a variety of options to add in just after a day or two. This is probably one of the best mentions of this topic I’ve seen in quite a while. It’s obvious that your knowledge of the subject is deep and this made for a very interesting read.

Watch Mad Men Season 2 mengatakan...

Very interesting topic will bookmark your site to check if you write more about in the future.

Poskan Komentar

feel free to comment, fellas :)